Tax Season Checklist: What Companies Should Prepare Before Entering 2026
A practical checklist to help companies prepare tax filings and stay compliant before 2026.

Tax Season Checklist: What Companies Should Prepare Before Entering 2026

December 2025

As the 2025 financial year comes to a close, companies are entering a critical period of preparing documentation and financial data ahead of annual tax filing. Timely preparation not only ensures compliance with Indonesian tax regulations but also helps businesses avoid unnecessary stress as filing deadlines draw closer.

Here’s what your company should finalize before entering the 2026 reporting cycle:

  • Review and Reconcile Your 2025 Financial Records

Before determining a final tax position, all transactions for 2025 should be recorded, verified, and reconciled. This includes aligning the general ledger with bank statements, outstanding balances, and supporting documentation. Resolving discrepancies early helps prevent adjustments after the tax return has been completed.

  • Validate Your VAT (PPN) Invoices

Verify that all VAT invoices, both input and output, are properly issued, received, and recorded in the system and e-Faktur. Address any missing invoices, incorrect data, or unmatched values before year-end to avoid corrections or potential follow-up from tax authorities during filing.

  • Finalize Your Financial Statements

Annual financial statements serve as the basis for Corporate Income Tax Return (SPT Badan). Whether audited or unaudited, they should be completed with proper disclosures, reconciliations, and supporting schedules. Verifying records early ensures consistency between accounting data and what’s reported in the tax return.

  • Compile Tax Withholding & Payment Evidence

Gather all supporting documents related to taxes, such as PPh 21, PPh 23, or any other applicable taxes, along with proof of tax payments. These records are required to validate creditable taxes and support the figures presented in the annual return. Ensuring completeness now helps avoid mismatches during submission.

  • Update Employee Data for PPh 21

Review and update employee information, such as tax IDs, marital status, allowances, compensation changes, or applicable natura treatment, to ensure final year-end PPh 21 calculations are accurate. Proper payroll data management helps minimize corrections and ensures employee tax reporting reflects the correct entitlements and obligations.

  • Analyze Potential Under- or Over-Payments

Conduct a preliminary year-end tax calculation to identify any potential underpayments or overpayments. This helps management prepare for potential payments, compensations, or refund processes, avoiding unexpected impacts on early-year cashflow.

  • Prepare Corporate and Individual Annual Tax Returns

Begin gathering and organizing documents needed for both the Corporate Income Tax Return (SPT Badan) and the Individual Income Tax Returns (SPT Orang Pribadi) for directors or shareholders. Preparing early gives teams enough time to confirm accuracy, complete attachments, and resolve administrative issues well before filing deadlines.

  • Consider Tax Planning for 2026

With the financial year ending, companies should evaluate opportunities and exposures that may influence the next period. This may include reviewing the effectiveness of existing policies, identifying potential efficiencies, and assessing changes in tax regulations that could impact operations in 2026. Early planning allows improvements to be implemented from the start of the new fiscal year.

 

NEED SUPPORT COMPLETING YOUR YEAR-END CHECKLIST?

Moores Rowland Indonesia is ready to assist with year-end reconciliation, VAT invoice verification, preparation of annual tax returns (SPT), and proactive tax planning to support a smooth and compliant reporting process.

Reach out to Moores Rowland Indonesia today to ensure your 2025 year-end checklist is completed on time and in compliance with Indonesian tax regulations.

 

---

 

Checklist Pajak Tahunan: Hal yang Perlu Dipersiapkan Perusahaan Sebelum 2026

 

Seiring berakhirnya tahun fiskal 2025, perusahaan memasuki periode penting untuk menyiapkan dokumen dan data keuangan menjelang pelaporan pajak tahunan. Persiapan yang tepat waktu tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi pajak di Indonesia, tetapi juga membantu perusahaan menghindari kesalahan saat batas waktu pelaporan semakin dekat.

Berikut hal-hal yang harus segera diselesaikan perusahaan sebelum memasuki siklus pelaporan 2026:

  • Rekonsiliasi Catatan Keuangan 2025
    Sebelum melakukan perhitungan pajak akhir tahun, semua transaksi di tahun 2025 harus dicatat, diverifikasi, dan direkonsiliasi. Hal ini termasuk menyesuaikan buku besar dengan laporan bank, saldo yang masih tertunda, dan dokumen pendukung lainnya. Meluruskan perbedaan catatan keuangan sejak awal membantu mencegah penyesuaian setelah SPT selesai diajukan.
  • Validasi Faktur Pajak (PPN)
    Pastikan semua faktur PPN, baik yang dibayarkan saat membeli dan yang dikenakan saat menjual, diterbitkan, diterima, dan dicatat dengan benar di sistem dan e-Faktur. Segera selesaikan faktur yang hilang, data yang salah, atau nilai yang tidak cocok sebelum akhir tahun untuk menghindari koreksi atau pemeriksaan dari pihak pajak saat pelaporan.
  • Selesaikan Laporan Keuangan Tahunan
    Laporan keuangan tahunan menjadi dasar bagi SPT Badan. Baik yang diaudit maupun tidak diaudit, laporan ini harus lengkap dengan pengungkapan, rekonsiliasi, dan lampiran pendukung yang sesuai. Memastikan data keuangan sesuai sejak awal membantu menjaga konsistensi antara catatan akuntansi dan angka yang dilaporkan di SPT.
  • Kumpulkan Bukti Pemotongan dan Pembayaran Pajak
    Kumpulkan semua dokumen pendukung terkait pajak, seperti PPh 21, PPh 23, atau pajak lain yang relevan, beserta bukti pembayaran pajak. Dokumen ini diperlukan untuk memvalidasi pajak yang dapat dikreditkan dan mendukung angka yang dilaporkan di SPT. Kelengkapan dokumen sejak awal membantu menghindari ketidaksesuaian saat pengajuan.
  • Perbarui Data Karyawan untuk PPh 21
    Tinjau dan perbarui data karyawan, seperti NPWP, status perkawinan, tunjangan, perubahan gaji, atau penghasilan natura yang relevan, agar perhitungan PPh 21 akhir tahun akurat. Pengelolaan data payroll yang baik dapat membantu meminimalkan koreksi dan memastikan laporan pajak karyawan sesuai dengan hak dan kewajiban mereka.
  • Analisis Potensi Kekurangan atau Kelebihan Bayar Pajak
    Lakukan perhitungan pajak awal menjelang akhir tahun untuk mengidentifikasi potensi kekurangan atau kelebihan bayar. Hal ini membantu manajemen menyiapkan pembayaran, kompensasi, atau proses pengembalian, serta mencegah dampak tak terduga terhadap arus kas di awal tahun berikutnya.
  • Siapkan SPT Badan dan SPT Orang Pribadi
    Mulai kumpulkan dan susun dokumen yang dibutuhkan untuk SPT Badan maupun SPT Orang Pribadi bagi direktur atau pemegang saham. Persiapan sejak awal memberi tim waktu untuk memastikan keakuratan, melengkapi lampiran, dan menyelesaikan masalah administrasi sebelum batas waktu pelaporan.
  • Pertimbangkan Perencanaan Pajak untuk 2026
    Menjelang akhir tahun fiskal, perusahaan sebaiknya mengevaluasi peluang dan risiko yang mungkin memengaruhi periode berikutnya. Hal ini termasuk meninjau efektivitas kebijakan yang ada, mencari potensi efisiensi, dan menilai perubahan regulasi pajak yang dapat berdampak pada operasional di 2026. Perencanaan awal memungkinkan perbaikan diterapkan sejak awal tahun fiscal baru.

Butuh bantuan menyelesaikan checklist pajak 2025?
Moores Rowland Indonesia siap membantu rekonsiliasi akhir tahun, verifikasi faktur PPN, penyusunan SPT tahunan, dan perencanaan pajak proaktif untuk memastikan proses pelaporan berjalan lancar dan sesuai aturan.

Hubungi Moores Rowland Indonesia hari ini untuk memastikan checklist pajak 2025 selesai tepat waktu dan sesuai regulasi.